untuk download artikel karya saya bisa anda klik disini
Sebelum membahas kelompok peduli lingkungan,apakah anda mengetahui kelompok itu sendiri seperti apa dan bagaimana ?. Nah Kelompok jika menurut pendapat para ahli jika disimpulkan adalah sebagai sekumpulan manusia yang mempunyai kesadaran tinggi untuk saling berinteraksi antar anggota yang ada didalamnya. Jadi kelompok sosial menurut pendapat saya adalah sebagai sekolmpok manusia yang ada di dalam masyarakat mempunyai kesadaran ataupun kepekaan yang tinggi antar anggotannya untuk saling berinteraksi, biasanya kelompok sosial mempunyai satu pekerjaan,aktivitas serta hobi yang sama antar anggota didalamnya. Kelompok sosial biasanya mewakili daerahnya atau disetiap daerah memiliki kelompok sosial yang beragam,begitupun didaerah saya tinggal yaitu di pemalang. Berikut ini saya sebutkan contoh kelompok sosial yang ada didaerah saya adalah sebagai berikut :
-
Kelompok peduli lingkungan (KEPEL)
-
Kelompok Ibu ibu PKK
-
Kelompok atau komunitas futsal remaja
-
Kelompok rebana
-
Karang taruna
-
Kelompok panitia ronda malam
-
Komunitas senam sehat hari minggu
-
Komunitas pengajian ibu ibu
-
Komunitas pecinta kucing
-
Dan lain sebagainya
Nah
jika didaerah saya banyak sekali ragam dari kelompok sosial,bagaimana di daerah
anda ? pasti menarik bukan jika kita dapar berbagi informasi tentang kelompok
sosial yang ada di daerah anda ? seberapa menarik kelompok sosial yang ada
didaerahmu ,yuk tuliskan !!.
Dari
beberapa contok kelompok atau komunitas yang saya sebutkan diatas masih banyak
lagi kelompok-kelompok yang tidak bisa dijelaskan satu persatu. Nah disini saya
akan jelaskan satu komunitas yaitu komunitas peduli lingkungan yang dapat
paparkan sebagai berikut
Kelompok peduli ligkungan atau biasa
disingkat KEPEL merupakan lembaga swadaya masyarakat yang mempunyai tujuan
untuk meningakatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat tentang pentingnya
pemanfaatan dan pelestarian sumber daya alam untuk meningkatkan kesejahteraan
manusia secara berkala dan berkesinambungan.
Berawal dari rasa prihatin
terhadap survey dimasyarakat yang ternyata banyak warga didaerah saya yang
mengguanakan sumber daya alam (SDA) seperti penggunaan air dan listrik secara
berlebihan dan seenaknya karena sudah tersedia,tinggal memakai. Banyak orang
lebih memilih menggunakan kendaraan bermotor daripada menggunakan sepeda atau
jalan kai dalam aktivitas sehari harinya. Banyak orang menganggap bumi sebagai
tempat pembuangan sampah sehingga dengan seenaknya warga membuang sampah
sembarangan. Lebih parahnya perilaku kurang peduli terhadap lingkungan dilakukan
orang mengetahui serta paham lingkungan seperti pejabat pemerintah
desa,guru,kepala sekolah,bahkan mahasiswa yang dianggap kritis dan pintar tanpa
beban membuang sampah sembarangan. Penggunaan AC di beberapa instansi
pemerintah dan sekolah sekolah, penggunaan kertas yang masih sangat banyak
dibandingakan memakai komputerisasi dalam sistem pembelajaran dan sistem pekerjaan.
Bahkan
seorang mahasiswapun yang dianggap sebagai “agen pembaharuan” tidak luput dari
perhatian, masih banyak dari mahasiswa yang belum menyadari lingkungannya. Coba
anda amati d kampus anda bahkan kampus yang mempunyai julukun “konservasi”
tetapi mahasiswanya kurang sadar akan makna konservasi itu. Banyak dari
mahasiswa masih membuang sampah sembarangan dan penggunaan sumber daya alam
(SDA) yang berlebihan dan tidak ada upaya untuk melestarikannya. Dari sini
dapat disimpulkan bahwa masih banyak masyarakat yang peduli terhadap lingkungan
dan pelestariannya namun masih banyak juga masyarakat tidak peduli kepada
lingkungannya dan bertindak sesuai dengan yang mereka tahu dengan tidak
melestarikannya. Nah kita sebagai masyarakat yang mengerti serta paham pentinganya
lingkungan hendaknya memberikan dan berbagi pengetahuan kepada masyarakat
lainnya yang belum mengerti dan bertindaklah yang tidak mencemari lingkungan.
Setidaknya kita sebagai mahasiswa seharusnya memberi contoh yang baik bagi
masyarakat disekitarmu.
Berikut
beberapa program dilaksaan kelompok peduli lingkungan (KEPEL) dalam upaya
meningkatkan kesadaran masyarakat sekitar tentang pentingnya pelestarian sumber
daya alam adalah sebagai berikut :
-
Setiap rumah diwajibkan menanam tanaman apotik
hidup dan tanaman lainnya sebagai upaya penghijauan.
-
Dengan membuat peraturan penyalaan lampu dari
jam 17.00 sampai 22.00
-
Mangadakan anggeda bersepeda maupun senam pagi
setiap minggu kemudian dilanjut bersih-bersih desa.
-
Mengadakan lomba menghias tong sampah pada
acara tujuh belasan meperingati hari kemerdekaan.
Banyak
sekali manfaat dari program-program kelompok peduli sosial ini diantaranya
adalah lingkungan sekitar menjadi bersih,udara semakin sejuk karena banyaknya
tanaman-tanaman didepan rumah warga,masyarakat sekitarpun secara perlahan mulai
membiasakan hidup teratur dengan tidak memakai sumber daya alam secara
berlebihan.
Namun
dari semua itu tidak semua program tersebut berjalan dengan apa yang diharapkan
karena hanya segelintir warga saja yang mau berpartisipasi dalam
kegiatan-kegiatan tersebut. Diharapkan peran serta pemerintah dan para pemuda
yang masih acuh dengan kesadarannya terhadap lingkungan dengan adanya kelompok
peduli lingkungan ini bisa menjadi meningkatkan kesadarannya terhadap
lingkungan disekitar daerahnya. Peran mahasiswa juga sangat berpengaruh
terhadap lingkungannya,karena mahasiswa dipandang sebagai contoh yang baik.
Hidup
sehat,bersih dan sejahtera adalah dambaan semua orang,selama ini anggapan sehat
adalah tanggungan medis alias dokter. Padahal hidup sehat dan bersih adalah hak
dan kewakjiban setiap manusia. Bisa jadi mereka yang hidup dengan materi
berlimpah bukan menjadi jaminan bisa hidup sehat dan bahagia,bisa jadi mereka
tidak bisa bahagia karena kesehatannya yang tidak baik dan sakit-sakitan.
Sedangkan yang tidak memiliki materi berlebih bisa lebih bahagia karena bisa
hidup sehat tanpa penyakit. Jadi materi berlimpah tidak menjamin kita hidup
sehat. Nah maka dari itu mulailah hidup sehat mulai dari sekarang
“Ayo bagi kalian yang ngakunya
generasi muda peduli lingkungan tingkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya
upaya pelestarian lingkungan hidup demi berlangsungnya kehidupan yang akan
datang”
Bahan bacaan :
penulis :
febria tri hidayati, mahasiswa s1 pendidikan luar sekolah universitas
negri semarang.
Cp : febria.tri123@gmail.com





17.53
Unknown

0 komentar:
Posting Komentar